"Hal yang paling ku rindukan adalah berkumpul di rumah besar kita, di rumah yang kita dibesarkan dengan kasih sayang seorang raja yang ku panggil ayah dan seorang ratu yang aku panggil ibu"
| Dokumentasi mootee.typepad.com |
Pernah nonton film India yang fenomenal dan terlaris dijamannya -Kabhi
Khushi Kabhie Gham-? ah mungkin sebagian orang menganggap saya konyol
nonton film ini, tapi saya menonotn film sama dengan mendengarkan musik.
Kalau bagus ya saya denger, begitu juga dengan film kalau bagus juga
saya tonton, persetan dengan tarian dan nyanyian Indianya, kenapa?
karena bukan cuma saya sebagian orang juga setuju kalau nyanyian dan
tarian India di film itu menjadi hal yang risih. Tapi itu salutnya India
dia bisa menggali kebudayaan mereka dan masuk ke dalam film modern.
Jadi, kemana arah pembicaraan ini? oh kita akan bahas bagaimana kisah
'Rumah Besar' di film ini. Oh sebelumnya mungkin ada yang tidak tau
sinopsis film ini seperti apa. Oke saya akan sekilas menceritak film ini
dengan sudut pandang saya dan sekalian "Rumah Besar"-nya.
| Dokumentasi Indosiar |
Film ini menceritakan sebuah keluarga besar yang tinggal disebuah "Rumah
Besar" kenapa saya beri tanda kutip? karena pertama bukan hanya karena
film ini syuting di rumah yang berukuran besar tapi lebih ke Makna dan
pesan film yang besar yang bertema tentang keluarga dalam sebuah rumah.
kisah diawali dengan seorang anak yang diadopsi menjadi bagian dalam
keluarga besar tersebut yang dalam hal ini diperankan oleh Sahrukh khan
yang bernama Rahul. dan statusnya menjadi anak tiri sedangkan anak
kandung keluarga tersebut bernama Rohan diperankan oleh Hritik
Roshan. Mereka semua saling sayang menyayangi. Di suatu hari Rahul
bertemu dengan Anjali Sharma (Kajol) Rahul sangat tertarik dengan
Anjali, tetapi di saat ia bicara dengan ibunya. Ayahnya telah
menjodohkan Rahul dengan Nisa (Rani Mukherjee). Hati ibunya menjadi
serba salah. Suatu saat Rahul berterus terang dengan Ayahnya bahwa dia
sangat mencintai Anjali, tetapi ayahnya tidak setuju karena Anjali tidak
pantas untuk menjadi menantunya dikarenakan status dan derajat yang
berbeda, dan tanpa habis pikir Rahul diam-diam telah menikahi Anjali.
Ayahnya sangat marah padanya dan tanpa kata Ayahnya mengatakan bahwa
Rahul menunjukkan dirinya bahwa dia bukan anak dari keluarganya, Rahul
mengalirkan air matanya dengan terkejutnya dia mendengar perkataan itu,
dan betapa sakitnya hati dan Ibunya mendengarnya. akhirnya si Rahul
pergi ke Inggris bersama Anjali dan menetap disana. namun belakangan
setelah si Rohit tahu siapa sebenarnya Rahul, ia berusaha untuk
menyatukan kembali bagian keluarga besar yang telah lama terpisah. yang
pada akhirnya mereka bersama lagi dalam satu rumaah walau dengan keadaan
yang tidak mudah..
Film ini memiliki pesan moral dan keluarga terutama artinya dari kasih
seorang ibu yang mencintai tak pudar sampai kapanpun, selain itu
kesetian seorang istri pada suaminya. hal ini diperankan oleh Kajol yang
selalu mensuport Rahul, dan kecintaan seorang adik kepada kakaknya,
"Rumah Besar" itulah istilah untuk film ini. betapapun kaya seorang
betapapun berkecukupan seseorang tidak ada harganya dibandingkan dengan
keluarga besar yang tinggal dalam satu rumah. berikut ini beberapa Quote
dalam film ini
"Apakah kamu tahu ibu selalu mengatakan bahwa ... suami adalah Tuhan. Tidak peduli apa yang dia katakan ... tidak peduli apa yang dia pikir ... dia selalu benar. Kamu membawa Rahul ke rumah suatu hari dulu ... kan?. kita beri dia banyak cinta ... kan?. Ia menjadi bagian dari keluarga kita. Ia menjadi hidup saya ... kan? ... benar sekali! Lalu ... suatu hari ia meninggalkan rumah dan pergi. Salahnya kamu membiarkan dia pergi ... salahnya kamu mempisahkan seorang ibu dengan anaknya ... salah. Keluarga kita hancur berkeping-keping ... salah. Lalu bagaimana seorang suami menjadi Tuhan? Tuhan tidak bisa melakukan apapun yang salah kan? Suami saya hanya seorang suami ... hanya seorang suami ... Bukan Tuhan.
Bukan Tuhan."-Nadini
Rohit :"Apakah Kamu tahu Bhaiyya(panggilan Rohit untuk Rahul), Kamu
sering berkata ketika aku masih kecil ibu itu mencintaimu lebih dari
saya. Aku tidak pernah menyukainya kemudian. Aku mendapatkan marah jika
protes. Tapi hari ini, saya ingin memberitahu Kamu, bahwa Kamu benar.
Ibu mencintaimu lebih dari saya. Dia mencintai Kamu terlalu banyak. Dan
dia akan selalu mencintaimu."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar